8 Tips Penting untuk Mengurangi Risiko Ledakan Ban

Truk pengangkut yang besar, kondisi kerja yang berat, dan jalan yang lebih berat lagi merupakan bagian tak terpisahkan dari pertambangan terbuka. Di mana pun lokasi tambang berada, atau endapan apa yang sedang diekstraksi, proses penambangan memberikan beban dan tekanan yang sangat besar pada kendaraan produksi. Dan meskipun ban yang dipasang pada truk tambang besar dirancang khusus untuk mengatasi kondisi yang buruk, tidak mungkin untuk sepenuhnya menghindari insiden ban.
Ledakan ban
Ledakan ban diakibatkan oleh penyalaan campuran gas yang mudah meledak di dalam ruang udara ban. Gas-gas tersebut dapat menghasilkan tekanan internal sepuluh kali lipat dari tekanan angin ban biasa. Dalam kondisi yang terlalu panas, campuran gas yang mudah meledak dapat menyala secara otomatis atau dipicu oleh sumber energi eksternal yang tinggi. Dua jenis ledakan ban adalah:
- Ledakan yang dipicu oleh panas (paling umum)
Ketika panas yang berlebihan disalurkan ke lapisan ban bagian dalam, dan suhunya mencapai 250°C, karet mulai terurai (proses yang disebut pirolisis) dan melepaskan gas yang mudah terbakar. Ketika suhu internal naik hingga 400°C, produk penguraian pirolisis dapat terbakar secara otomatis dan meledak. - Ledakan yang dipicu oleh difusi (sangat jarang)
Jika ada kayu, misalnya, yang secara tidak sengaja terperangkap di dalam ruang ban, metanol akan berdifusi keluar dari kayu pada suhu 65°C. Selain itu, gesekan kayu dengan ban bagian dalam menghasilkan partikel debu yang mudah terbakar yang bereaksi dengan campuran metanol/udara untuk menciptakan kondisi yang mudah meledak.
Ledakan ban juga dapat dipicu oleh:
- Elektrifikasi kendaraan akibat sambaran petir, atau dari kontak dengan kabel listrik.
- Penerapan panas dari pengelasan pada pelek.
- Kebakaran kendaraan atau ban.

Kesalahpahaman tentang bahaya ledakan ban:
Salah: Mengempiskan ban akan mencegah terjadinya ledakan.
FAKTA: Tekanan tidak diperlukan dalam proses pirolisis.
Salah: Menghilangkan sumber energi/penyalaan akan menghilangkan risiko ledakan.
FAKTA: Karet adalah konduktor panas yang sangat buruk, dan 'titik panas' yang tidak terlihat akan tetap ada lama setelah sumber panas eksternal dihilangkan. Ledakan dapat terjadi dengan segera, atau bahkan beberapa menit atau jam setelah terpapar ke sumber penyulut potensial.
Salah: Tidak ada risiko ledakan jika ban dipompa dengan nitrogen.
FAKTA: Ada beberapa kejadian di mana ban yang diisi angin nitrogen meledak. Hal ini dikarenakan hanya sedikit oksigen yang dibutuhkan untuk pembakaran dalam kondisi ledakan. Udara dapat masuk ke dalam ruang ketika manik-manik terpasang, atau dari tekanan angin yang 'diisi ulang' di lapangan.
Mengurangi risiko ledakan ban:
- Temperatur lingkungan dan pengoperasian yang rendah meminimalkan potensi penyalaan dan pembakaran di dalam ruang ban.
- Pemilihan ban yang tepat membantu mengontrol suhu ruang ban.
- Membatasi tonase kilometer per jam (TKPH) operasional di bawah nilai desainnya akan mengurangi kerentanan terhadap ledakan.
- Menghilangkan kondisi yang merusak ban akan mengurangi kemungkinan terjadinya ledakan ban selama pengoperasian.
- Pemeliharaan preventif yang baik pada peralatan meminimalkan kerentanan terhadap ledakan ban.
- Pemindahan, perutean ulang atau penjagaan sumber tegangan tinggi listrik akan mengurangi kemungkinan terjadinya kontak listrik dan ledakan ban berikutnya.
- Penambahan cairan aditif ban membantu mencegah eskalasi kebakaran internal ban.
- Inflasi nitrogen dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pirolisis, tetapi tidak boleh dianggap sebagai cara yang sangat mudah untuk membasmi ledakan yang dipicu oleh panas.
Mencegah ledakan ban:
- Jangan pernah memanaskan atau mengelas pelek atau roda pada ban yang sudah terpasang, baik yang sudah dipompa maupun belum.
- Gunakan pelumas dan sealant ban yang tidak mudah terbakar.
- Singkirkan semua benda asing, seperti kayu, dari ban.
- Hindari bekerja di dekat kabel listrik.
- Meminimalkan risiko kebakaran dengan mengikuti prosedur pengereman yang tepat dan dengan mengisolasi dan mengganti ban yang berasap.
- Pasanglah sistem pemantau tekanan ban (TPMS) untuk memantau suhu dan tekanan ban.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang TPMS RIMEX, TyreSense, klik di sini.
